Ketua Majelis Pengurus Wilayah ISMI Kalimantan Barat Sukiryanto mendorong regenerasi kepengurusan dengan melibatkan lebih banyak pengusaha muda. Figur yang masuk dalam jajaran organisasi diharapkan memiliki kemampuan, komitmen, dan kepedulian terhadap keberlanjutan program.
Arahan tersebut disampaikan pada pembukaan Musyawarah Wilayah pertama ISMI Kalbar dan gelar wicara bertema “Mengenal Umrah Mandiri dan Digital Marketing” di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Senin, 14 September 2026.
Sukiryanto, yang juga menjabat Wakil Bupati Kubu Raya, mengatakan ISMI dibentuk dari semangat kebersamaan sejumlah organisasi Islam besar. Organisasi itu harus menggerakkan potensi pengusaha muslim untuk membangun kemandirian ekonomi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Pengurus Diminta Berkomitmen
Keberlangsungan ISMI dinilai sangat bergantung pada mutu kepemimpinan dan kesungguhan pengurus. Ketua dan jajaran berikutnya tidak hanya harus memiliki kapasitas usaha, tetapi juga bersedia menyumbangkan pikiran, tenaga, serta sumber daya untuk menghidupkan organisasi, bukan mencari keuntungan pribadi.
Selama kepengurusan sebelumnya, ISMI membangun pabrik pengolahan buah melalui Khatulistiwa Global Food. Organisasi juga merintis Klinik Utama Adinda Mulia yang menyediakan layanan hemodialisa bagi masyarakat kurang mampu, khususnya warga yang belum menjadi peserta BPJS.
Produk Khatulistiwa Global Food pernah dipasarkan hingga Selandia Baru, Sarawak, dan Brunei Darussalam. Namun, pemasaran belum ditopang kerja sama berkelanjutan sehingga hasil penjualannya belum maksimal. Sukiryanto menilai jaringan pengusaha yang kuat diperlukan untuk mengembangkan usaha tersebut.
Adaptasi terhadap Digitalisasi
Persaingan usaha yang semakin dinamis dan perkembangan teknologi menuntut anggota ISMI beradaptasi. Pengurus perlu membangun jejaring, memperkuat solidaritas, dan menerapkan strategi pemasaran yang sesuai dengan perubahan zaman.
Sukiryanto menyampaikan rencana untuk tidak kembali mencalonkan diri sebagai Ketua ISMI Kalbar. Ia ingin lebih fokus pada pekerjaan pribadi, keluarga, serta tugas memperjuangkan kepentingan masyarakat Kubu Raya. Kesempatan memimpin diharapkan diberikan kepada generasi baru, terutama pengusaha muda.
Musyawarah wilayah diharapkan menghasilkan ketua dan pengurus yang mampu menjaga semangat kebersamaan serta melanjutkan program yang telah dirintis. Regenerasi tersebut ditujukan agar ISMI tetap memberi kontribusi nyata bagi dunia usaha, masyarakat, dan pembangunan daerah.