Wakil Bupati Kubu Raya Sukiryanto mengajak masyarakat menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari, termasuk ketika menghadapi derasnya informasi di media sosial. Nilai Pancasila, menurutnya, tidak cukup hanya dihafalkan sebagai teks.
Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan Gerakan Relawan Kebajikan Pancasila yang digelar Komisi XIII DPR RI bersama Badan Pembinaan Ideologi Pancasila di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Jumat, 11 September 2026.
Sukiryanto menilai relawan Pancasila memiliki peran penting di tengah perubahan sosial yang berlangsung cepat. Generasi muda membutuhkan figur dan agen perubahan yang mampu menerjemahkan nilai kebajikan secara relevan, inklusif, dan dekat dengan keseharian.
Relawan Diminta Menyaring Informasi
Perkembangan media sosial menghadirkan tantangan karena tidak semua informasi dapat dipastikan kebenarannya. Konten berisi fitnah, provokasi, atau informasi menyesatkan dapat memengaruhi masyarakat. Relawan diharapkan membantu menyaring informasi sekaligus memberi contoh penggunaan media sosial secara bijak.
Sukiryanto meminta relawan tidak berhenti pada pemahaman konsep. Nilai Pancasila harus ditunjukkan melalui kepedulian sosial, keadilan, toleransi, keteladanan, dan upaya menjaga persatuan di tengah masyarakat.
Anggota Komisi XIII DPR RI Franciscus M.A. Sibarani mengatakan Kalimantan Barat memiliki modal sosial yang kuat dalam mengelola keberagaman. Berdasarkan indeks kerukunan umat beragama 2025 yang dirilis Kementerian Agama, Kalimantan Barat masuk sepuluh besar provinsi dengan dimensi toleransi tertinggi dan memperoleh skor 91,82 persen.
Ancaman Radikalisme di Ruang Digital
Franciscus juga menyoroti penyebaran radikalisme dan terorisme melalui media digital. Berdasarkan temuan BNPT yang disampaikannya dalam rapat dengar pendapat, terdapat ribuan konten terkait radikalisme dan terorisme, termasuk propaganda dan materi mengenai pelaksanaan serangan.
Media sosial juga mudah digunakan untuk menyebarkan kabar palsu. Ia mencontohkan informasi kebakaran hutan dan lahan yang kembali beredar meskipun berasal dari kejadian lama, sehingga dapat menimbulkan keresahan jika tidak diverifikasi.
Gerakan Relawan Kebajikan Pancasila diharapkan melahirkan kader yang mampu menjadi penggerak di masyarakat, melawan informasi menyesatkan, menjaga toleransi, dan merawat persatuan. Dalam tugasnya, Komisi XIII menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan terhadap pelaksanaan kebijakan pembinaan ideologi Pancasila.