Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menggelar salat istisqa di halaman Kantor Bupati Kubu Raya pada Rabu pagi, 9 September 2026. Ibadah yang dilaksanakan untuk memohon turunnya hujan itu diikuti Bupati Sujiwo, Wakil Bupati Sukiryanto, Sekretaris Daerah Yusran Anizam, dan ratusan jemaah.
Sujiwo mengatakan salat istisqa menjadi bagian dari ikhtiar menghadapi dampak kemarau panjang, terutama kebakaran hutan dan lahan serta krisis air bersih. Ia menyampaikan terima kasih kepada para ulama, jajaran Forkopimda, dan seluruh jemaah yang bersama-sama berdoa.
Operasi Modifikasi Cuaca sebelumnya telah menghasilkan hujan di wilayah Kubu Raya. Namun, menurut Sujiwo, upaya teknologi tersebut tetap bergantung pada kehendak Allah sehingga langkah spiritual melalui salat istisqa juga perlu dilakukan.
Distribusi Air Mencapai 570 Ribu Liter
Selain karhutla, kesulitan mendapatkan air minum dan air bersih menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Di sejumlah titik, persediaan mulai sulit ditemukan dan harga air meningkat. Hingga hari ketujuh penanganan, sekitar 570 ribu liter air telah disalurkan kepada masyarakat.
Distribusi dilakukan dengan dukungan PT Alas Kusuma, TNI, dan Polri. Mobil tangki yang digunakan antara lain dipinjam melalui bantuan Pangdam, Kapolda, dan Komandan Kodaeral. Sujiwo memperkirakan cadangan sumber air produksi PT Alas Kusuma, yang mampu menghasilkan 100 ribu liter per hari, masih dapat bertahan sekitar tujuh hingga sepuluh hari.
Pemerintah juga mencari sumber air baru untuk mengantisipasi kemarau yang berlanjut. Sujiwo kembali mengingatkan adanya perbedaan antara air minum dan air bersih. Air yang diperuntukkan bagi konsumsi wajib direbus sebelum diminum walaupun telah melalui proses pengolahan.
Warga Diminta Tetap Tenang
Bupati mengajak masyarakat bersabar dan tidak panik menghadapi kondisi tersebut. Ia juga meminta semua pihak tidak saling menyalahkan karena pemerintah, TNI, Polri, pihak swasta, dan berbagai unsur lainnya telah mengerahkan upaya maksimal.
Sujiwo menutup ajakannya dengan meminta masyarakat terus berdoa agar hujan segera turun untuk membantu warga Kalimantan Barat, khususnya Kabupaten Kubu Raya, keluar dari dampak kemarau panjang.