
JURNALKUBURAYA – Kantor Pertanahan Kabupaten Kubu Raya menerima kunjungan kerja dari Direktur Sistem dan Strategi Tata Kelola dan Pengendalian Risiko dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, beserta jajaran dari Balai Pelaksana Penyedia Perumahan dan Kawasan Permukiman Kalimantan I pada Senin, 6 Juli 2026.
Kunjungan tersebut dihadiri oleh Direktur Sistem dan Strategi Tata Kelola dan Pengendalian Risiko, Dwi Saponingrum Junaedi, perwakilan Balai Pelaksana Penyedia Perumahan dan Kawasan Permukiman Kalimantan I, Kepala Subbagian Umum dan Tata Usaha, M. Nurhuda, beserta jajaran, yang disambut langsung oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Kubu Raya, Aklis Indriyatno, beserta jajaran.
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka rapat koordinasi tindak lanjut program 3 juta rumah di wilayah Kabupaten Kubu Raya, sekaligus membahas percepatan sertipikasi tanah bagi penerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sebagai bagian dari program kolaborasi antara Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Kubu Raya menyampaikan bahwa pelaksanaan program saat ini masih berada dalam tahap proses penyelesaian, dengan berbagai tahapan yang terus dioptimalkan guna mencapai target yang telah ditetapkan
Sementara itu, Direktur Sistem dan Strategi Tata Kelola dan Pengendalian Risiko menyampaikan harapannya agar sinergi dan dukungan dari Kantor Pertanahan Kabupaten Kubu Raya terus diperkuat sehingga seluruh program yang telah direncanakan dapat terlaksana sesuai dengan rencana serta mencapai target yang telah ditetapkan.
Menutup rapat koordinasi, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Kubu Raya menekankan pentingnya tertib administrasi dalam setiap tahapan pelaksanaan program. Beliau berharap seluruh dokumen yang diajukan telah lengkap dan memenuhi persyaratan sehingga tidak menimbulkan kendala di kemudian hari. Selain itu, beliau juga mengajak seluruh pihak untuk terus menjalin komunikasi dan koordinasi yang intensif dalam menyelesaikan berbagai kendala yang dihadapi di lapangan.
Melalui rapat koordinasi ini diharapkan sinergi antarinstansi semakin kuat, sehingga pelaksanaan program dapat berjalan dengan lancar, tepat sasaran, dan mampu mencapai target yang telah ditetapkan.