
JURNALKUBURAYA – Kantor Pertanahan Kabupaten Kubu Raya Bersama Kanwil BPN Provinsi Kalbar melaksanakan Rapat Kajian Tata Ruang dan Kebijakan Sektor Kegiatan Materi Teknis Konsolidasi Tanah (MATEK KT) Kategori III Tahun 2026 di Aula Kantor Pertanahan Kabupaten Kubu Raya, Selasa (2/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari tahapan perencanaan konsolidasi tanah guna mewujudkan penataan ruang yang lebih tertib dan berkelanjutan.
Rapat dihadiri oleh Kepala Bidang Pengadaan Tanah dan Pengembangan Kantor Wilayah BPN Provinsi Kalimantan Barat, Antonius, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Kubu Raya, Aklis Indriyatno, Plt. Kepala Seksi Pengadaan Tanah dan Pengembangan, Pranayoga, serta diikuti oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Terkait.
Dalam sambutannya, Antonius menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan konsolidasi tanah tidak dapat dicapai oleh satu pihak saja. Menurutnya, dukungan dan kolaborasi dari seluruh stakeholder menjadi faktor penting dalam menyukseskan program tersebut, mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaannya di lapangan.
Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Aklis Indriyatno, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang telah hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan ini. Ia berharap proses Perencanaan Konsolidasi Tanah Kategori III Tahun 2026 dapat berjalan dengan lancar serta menghasilkan perencanaan yang matang guna mendukung penataan kawasan yang lebih tertib dan berkelanjutan.
Pada kesempatan tersebut, Pranayoga memaparkan rencana pelaksanaan Kegiatan Materi Teknis Konsolidasi Tanah Kategori III Tahun 2026 yang berlokasi di Desa Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya. Kegiatan ini mencakup area seluas 13,97 hektare yang berada pada kawasan permukiman dan sebagian kecil zona pertanian.
Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan konsolidasi tanah masih menghadapi berbagai tantangan, baik dari aspek hukum, teknis, sosial, ekonomi, maupun kelembagaan. Untuk itu, Kantor Pertanahan Kabupaten Kubu Raya terus melakukan koordinasi dengan instansi terkait serta menyusun langkah-langkah perencanaan yang matang guna mendukung keberhasilan program.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta penataan tanah yang lebih teratur, peningkatan kualitas kawasan, serta terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat dan dukungan seluruh pihak terkait.