
JURNALKUBURAYA – Kantor Pertanahan Kabupaten Kubu Raya telah melaksanakan kegiatan Evaluasi terhadap petugas front office dan back office pada Kamis, 2 April 2026. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Kubu Raya, Aklis Indriyatno, serta dihadiri oleh Kepala Subbagian Tata Usaha, Silvi Firia Ardhani, Kepala Seksi Survei dan Pemetaan, Waluyo Harjo, Kepala Seksi Penetapan Hak dan Pendaftaran, Lutria Nurhayati, serta seluruh petugas front office dan back office.
Kegiatan evaluasi ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas adanya penyesuaian personel pada petugas layanan, sekaligus menjadi wadah untuk menyamakan persepsi dalam pelaksanaan layanan pertanahan di Kantor Pertanahan Kabupaten Kubu Raya.
Kepala Subbagian Tata Usaha, Silvi Firia Ardhani, membuka kegiatan dengan menyampaikan gambaran umum alur layanan loket pertanahan, mulai dari penerimaan berkas hingga proses pengolahan oleh petugas. Ia menekankan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memastikan keseragaman pemahaman dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Selanjutnya, Kepala Seksi Survei dan Pemetaan, Waluyo Harjo, menjelaskan peran penting petugas Customer Service Pengukuran dan Validasi sebagai gerbang awal dalam memastikan status bidang tanah yang akan didaftarkan. Ia juga menekankan pentingnya ketelitian dalam memeriksa kelengkapan berkas sebelum diproses lebih lanjut.
Hal senada disampaikan oleh Kepala Seksi Penetapan Hak dan Pendaftaran, Lutria Nurhayati. Ia menyampaikan bahwa petugas Customer Service Pendaftaran Pertama Kali memiliki peran strategis dalam melakukan pemeriksaan awal terhadap permohonan. Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya koordinasi yang rutin antara petugas front office dan back office agar proses layanan berjalan lancar tanpa kendala.
Di akhir kegiatan, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Kubu Raya memberikan evaluasi sekaligus arahan kepada seluruh petugas. Ia menekankan pentingnya pemahaman terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP), khususnya sebagaimana diatur dalam PERK BPN Nomor 1 Tahun 2010. Ia juga mendorong agar prosedur administrasi yang tidak efektif dapat disederhanakan guna mempercepat proses pelayanan, serta menyampaikan beberapa strategi untuk meningkatkan kinerja layanan.
Melalui kegiatan evaluasi ini, diharapkan seluruh petugas front office dan back office semakin siap dalam memberikan pelayanan yang optimal, profesional, dan mampu mempercepat proses pelayanan pertanahan kepada masyarakat.